7 Tanda Kucing dan Anjing Harus Segera ke Dokter Hewan (Jangan Tunggu Parah)
- Fawna Admin
- Feb 27
- 3 min read
Updated: Mar 2

Sebagai Pawrent, salah satu pertanyaan yang paling sering muncul adalah “Ini masih bisa dipantau di rumah, atau sudah harus ke dokter hewan?”
Hewan peliharaan tidak bisa menjelaskan apa yang mereka rasakan. Karena itu, perubahan kecil pada nafsu makan, energi, atau perilaku sering menjadi tanda pertama bahwa ada sesuatu yang tidak beres.
Berikut adalah 7 tanda kucing dan anjing harus segera ke dokter hewan, terutama jika gejala berlangsung lebih dari 24 jam atau semakin memburuk.
1. Tidak Mau Makan atau Minum
Jika kucing atau anjing tidak mau makan lebih dari 24 jam, ini bukan hal yang boleh diabaikan.
Pada kucing, tidak makan terlalu lama bisa berisiko menyebabkan gangguan hati (fatty liver). Pada anjing, hilangnya nafsu makan bisa menandakan infeksi, gangguan pencernaan, atau masalah organ.
Terutama untuk kitten dan puppy, waktu toleransi jauh lebih singkat. Jika disertai lemas atau muntah, segera konsultasikan ke dokter hewan.
2. Muntah atau Diare Berulang
Muntah atau diare satu kali mungkin masih bisa dipantau. Namun jika terjadi berulang, lebih dari 2–3 kali dalam sehari, atau disertai darah, kondisi ini bisa berbahaya.
Hewan bisa mengalami dehidrasi dengan cepat, terutama yang berukuran kecil. Jika muntah terus terjadi atau hewan terlihat lemas, jangan menunggu terlalu lama.
3. Lemas dan Tidak Aktif Seperti Biasanya
Perubahan energi yang drastis adalah salah satu tanda kucing sakit atau tanda anjing sakit yang paling umum.
Jika hewan yang biasanya aktif tiba-tiba lebih banyak tidur, enggan bergerak, atau terlihat kesakitan saat disentuh, bisa jadi ada infeksi, demam, atau gangguan internal.
4. Perubahan Pola Buang Air
Sulit buang air kecil, mengejan terlalu lama, buang air berdarah, atau tidak buang air sama sekali dalam waktu yang tidak biasa adalah kondisi serius.
Pada kucing, sumbatan saluran kemih bisa menjadi kondisi darurat yang mengancam nyawa dalam waktu singkat.
Jika kamu melihat perubahan drastis pada urin atau feses, segera konsultasikan ke dokter hewan.
5. Sesak Napas atau Pola Napas Tidak Normal
Napas yang terengah-engah tanpa aktivitas berat, batuk terus-menerus, atau suara napas yang tidak biasa bisa menandakan gangguan pernapasan atau jantung.
Ini termasuk kategori yang tidak boleh ditunda.
6. Luka, Bengkak, atau Benjolan yang Tidak Wajar
Luka yang tidak kunjung sembuh, bengkak yang semakin membesar, atau benjolan yang muncul tiba-tiba perlu diperiksa.
Infeksi ringan yang tidak ditangani bisa berkembang menjadi lebih serius.
7. Perubahan Perilaku yang Drastis
Hewan yang tiba-tiba agresif, bersembunyi terus-menerus, mengeong atau menggonggong berlebihan, atau tampak kesakitan saat disentuh bisa jadi sedang mengalami ketidaknyamanan fisik.
Sering kali, perubahan perilaku adalah tanda paling awal bahwa ada gangguan kesehatan.
Kapan Harus ke Dokter Hewan dan Kapan Bisa Dipantau?
Jika gejala:
Berlangsung lebih dari 24 jam
Semakin memburuk
Disertai lemas ekstrem
Mengandung darah, dan terjadi pada anak hewan
Maka sebaiknya segera ke dokter hewan. Namun jika kamu masih ragu apakah kondisi ini darurat atau tidak, langkah paling aman adalah berkonsultasi terlebih dahulu. Deteksi dini selalu lebih baik daripada penanganan terlambat.
Konsultasi Dokter Hewan Online di Fawna Care
Di Fawna Care, kamu bisa memulai dengan konsultasi dokter hewan secara online sebelum memutuskan datang langsung ke klinik.
Dokter akan membantu:
Mengevaluasi gejala awal
Memberikan arahan observasi di rumah
Menentukan apakah perlu tindakan darurat
Menyarankan langkah medis selanjutnya
Kami percaya respon cepat dan keputusan yang tepat dapat mencegah kondisi menjadi lebih parah.
Jika kamu melihat salah satu tanda di atas dan masih ragu, jangan menunggu sampai kondisinya memburuk.
👉Konsultasikan sekarang melalui Fawna Care
Jangan lupa, download aplikasi FAWNA sekarang juga di Play Store dan App Store. Mulai konsultasi untuk kesehatan reptile peliharaan kamu yang lebih terpantau dan terarah.




Comments